Aku menyerah malamku kepuisi.
sebab subuh menggantungkan embun melucut tubuh fajar agar hangatmu menimba airnya untuk kumandikan sendiri.
Dan kau menjadi pagi,
cinta memaklumi perasaan daun. bahkan hidupku.
segenap angan itu
menghujani rindu ratusan hari.
Komentar
Posting Komentar