Ku Alfatihahkan Engkau
Sejengkal langkah kaki telah ditawan takdir.
Rindu renta, hidup menua dan berkabung.
baris-baris kata menyusun shaf dalam ratusan doa.
Duhai ibadahku, dzikirku yang kugaung kepada rohmu dalam surga-surga-Nya.
luaslah ingatanku, seperti Engkau menitip sabda pada selembar surat cinta.
Ku Alfatihahkan engkau, yah.
seakan tegaknya surah yassin menabur ziarah pusaramu.
gemetar mulutku, yah.
menggigil jua rindu-rinduku.
Dan akulah diantara cucu-cucu adam yang tak lupa perjalananmu.
sejauh manapun kulabuhi doa-doa itu.
ia tetap pulang menguntai dalam ketabahan tanah.
Sungguh membingkai rindu dalam potret kenestapaanku, yah.
kuikhlaskan setegar kaki langit.
meskipun darah-darah kian mengental dinadi.
Komentar
Posting Komentar