Di Sebuah Kota Kecil
Adakala Kota kecil adalah kebuasan malam.
kucoba menjinakannya,
biar kau acuh purnama yg terbit dibinar mata.
tak hanya itu,
ia berupaya sebagai barisan sajak.
namun kau masih saja tak tuntas
membaca kedalaman sukmaku.
taukah kau?
tubuhku sedang dicairkan cahaya, ia tetap kujadikan tempat tinggal
yang mampu menyelinap kamarku sendiri.
namun kali ini,
sunyi tak membunuh.
sebab cahaya telah sampai keruang-ruang,
lewati koridor-koridor,
yg kusertakan doa-doa didalamnya.
Komentar
Posting Komentar